Diri sendiri,
Ingin ke renung wajahmu yang sayu
Bersama angin yang terus berlalu
Ketika aku mula mengenali kau dulu
Wajah itu juga wajah yang sama digigit pilu
Ku buai mimpi yang pasti dan pasti.
Diri sendiri,
Wajahmu sayang tiada erti lagi
Langkahmu aku tak mengerti kini
Suram wajahmu jua tak kutangisi
Hanya senyumanku
Bersama doaku dalam pangkuanmu
Bersama titisan keringat lukisan-lukisan itu.
Aku pasti,
Manusia yang mati, pasti mati jua akhirnya
Biarpun sekadar disudut hati yang jauh
Inginku belai bayu itu
Belai selembut sutera
Indah dimata yang berkaca
Meskipun berderai
Dihati yang pasti mati.
No comments:
Post a Comment